Sabtu, 25 Oktober 2014

Perlukah Mengelap Dudukan Toilet Sebelum Digunakan?

Ladies, apakah Anda termasuk orang yang mengelap dudukan toilet umum dengan tissue sebelum duduk di atasnya? Ya, kita para perempuan sering khawatir akan bakteri yang menular melalui orang lain atau cipratan kotor yang tertinggal di dudukan toilet bukan?

Ternyata kebiasaan membersihkan dudukan toilet tidak berpengaruh dalam hal membersihkan bakteri dan kuman. Dilansir oleh huffingtonpost.com, Dr. William Schaffner, seorang professor dari Vanderbilt University Medical Center mengatakan, "Kursi toilet bukan kendaraan transmisi infeksi. Jadi membersihkan dudukan toilet tidak akan membersihkan bakteri apapun."

Dudukan toilet selama ini dianggap sebagai tempat penularan infeksi seksual atau gastrointestinal. Tetapi hal itu telah dibantah dalam penelitian. Memang benar kemungkinan bakteri E.coli dan streptococcous di kursi toilet tetap ada. Namun, Dr. Phillip Tierno dari Everyday Health mengatakan kulit di pantat efektif berfungsi sebagai pelindung. Video berikut ini akan memberikan penjelasan:

Para ahli sepakat penyebaran penyakit pencernaan dapat dicegah dengan mencuci tangan. Sabun dan air dapat menurunkan kematian terkait penyakit diare sebanyak 50 persen. Bagaimana, Ladies, percaya atau tidak akan hasil penelitian ini, kami serahkan kepada Anda.

Bagaimana Memberikan Pertolongan Pertama yang Tepat Saat Terkena Diare?

Ladies, jangan sepelekan penyakit diare. Jika tak ditangani dengan pertolongan pertama yang tepat, diare bisa menyebabkan kematian. Diare bisa membuat tubuh mengalami dehidrasi berat dan sakit perut parah. Berikut ini cara memberikan pertolongan pertama yang tepat saat terkena diare seperti yang dilansir oleh webmd.com.
  • Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh

    Untuk orang dewasa, bisa penuhi cairan tubuh dengan minuman seperti jus buah, teh hangat campur madu, soda, sports drink, dan kaldu jernih. Hindari susu, minuman yang mengandung susu, alkohol, jus apel, dan kafein saat terkena diare dan 3-5 hari setelah Anda sembuh dari diare. Pastikan Anda mengonsumsi lebih banyak cairan dari cairan yang Anda keluarkan dari tubuh saat terkena diare.
  • Buat Oralit

    Pemberian oralit juga bisa membantu meredakan penyakit diare. Anda bisa melarutkan satu sachet oralit dengan 200 ml air hangat. Perlu diingat bahwa cairan ini hanya bisa digunakan selama 24 jam saja, jika sudah lebih dari 24 jam, Anda harus membuat cairan oralit yang baru. Anda juga bisa membuat cairan oralit sendiri. Caranya adalah dengan melarutkan 200 ml air hangat dengan satu sendok gula dan seperempat sendok garam. Untuk dehidrasi ringan, bisa minum oralit 50 ml per 1 kg berat badan. Sementara untuk dehidrasi sedang, berikan oralit 100 mil per 1 kg berat badan.
  • Istirahat

    Saat terkena diare, hindari kegiatan-kegiatan berat. Istirahatlah total di rumah dan hentikan dulu kesibukan Anda selama beberapa saat hingga sembuh.
  • Konsumsi Makanan yang Tepat

    Berikan makanan yang mudah dicerna seperti pisang kepada anak-anak atau bayi. Sementara untuk dewasa, konsumsi makanan yang rendah serat dan semisolid agar bisa segera menyembuhkan penyakit diare Anda. Satu lagi yang penting, hindari makanan pedas, berminyak, dan berlemak.
  • Saatnya Menghubungi Dokter

    Anda harus segera menghubungi dokter, jika Anda mengalami hal-hal berikut ini. Pertama, ketika sudah mengalami dehidrasi parah. Kedua, saat sudah muntah berulang kali atau sakit perut yang tak kunjung sembuh. Ketiga, jika ada darah dalam feses atau feses berwarna hitam. Keempat, jika mengalami demam. Kelima, jika diare yang dialami seorang anak tidak berkurang setelah 24 jam atau ketika diare yang dialami orang dewasa tidak sembuh setelah 2-3 hari.
Memiliki pengetahuan umum tentang memberikan pertolongan yang tepat saat diare sangat penting agar kondisi diare tidak semakin parah atau malah berakibat fatal. Semoga informasi ini bermanfaat, Ladies!

Ukur Suhu yang Tepat Ketika Anak Sakit Panas

Bunda, panas yang dialami anak biasanya berkisar pada panas ringan dikarenakan oleh reaksi tubuh akan infeksi-infeksi umum, seperti batuk, pilek, dan infeksi virus lainnya. Oleh karena itu, penanganan tanggap darurat ketika anak sakit panas bisa mencegah demam anak berkembang menjadi lebih serius.
Ketika anak menunjukkan gejala demam, cepatlah ukur suhu tubuhnya di titik-titik yang tepat, seperti di mulut dan ketiak. Dilansir dalam nhs.uk, suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36 hingga 37 derajat celcius, dan anak sudah bisa dikategorikan demam jika suhunya mencapai angka 37,5 derajat celcius.
Di bawah lengan, suhu normal biasanya adalah 36,4 derajat celcius atau 97,4 derajat Fahrenheit. Sementara, di bawah lidah, suhu normal memang sedikit lebih tinggi, yaitu 37 derajat Celcius atau 98,4 derajat Fahrenheit.
Namun, Bunda perlu waspada jika umur anak masih di bawah satu tahun. Untuk berjaga-jaga dari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, segera bawalah anak ke dokter atau klinik terdekat apabila panas anak mencapai angka 38 derajat Celcius pada bayi di bawah 3 bulan atau 39 derajat Celcius pada anak umur 3 hingga 6 bulan.
Untuk anak yang berusia lebih tua, segera kontak dokter Anda apabila suhu anak di atas 40 - 41 derajat Celcius.
Dokter akan segera mengidentifikasi penyebab demam anak yang begitu tinggi. Namun, jika dokter tak dapat memastikannya, biasanya ia akan meminta Anda untuk mengumpulkan urin anak di wadah steril untuk menjalani tes penyebab infeksi.

Berjuta Manfaat Singkong Untuk Manusia

Singkong adalah bahan alami yang ternyata memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Kalau dalam beberapa artikel sebelumnya kita sudah mengupas tuntas manfaat yang ada di dalam daun singkong, kini kita akan membahas manfaat dari singkongnya sendiri. Ada apa saja? Ternyata ada banyak sekali manfaat yang ada di dalamnya. Mulai dari manfaat untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit, hingga manfaatnya untuk menjaga kecantikan. Apa saja? Yuk, simak di sini.

Obat Rematik
Ternyata, singkong bisa kita gunakan sebagai obat rematik yang cukup ampuh. Tidak hanya digunakan sebagai perawatan dari dalam, tapi juga dimanfaatkan sebagai perawatan dari luar. Gunakan perawatan dengan menggunakan singkong ini hanya saat rematik kambuh, dan hentikan saat sudah sembuh.
Obat Demam
Di dalam singkong ternyata terdapat kandungan nutrisi yang bisa membantu untuk mengatasi demam. Meminum air rebusan batang dan daun singkong dua kali sehari akan membantu untuk menurunkan demam dan menyembuhkan sakit kepala.
Obati Luka
Punya luka yang sudah parah dan infeksi? Tidak perlu panik, karena ternyata singkong bisa membantu untuk meringankan efek buruknya. Untuk mengobati luka ini, gunakan batang singkong. Selai itu, zat yang ada di dalam singkong juga bisa digunakan sebagai obat luka bakar. Cukup parut singkong dan oleskan ke daerah yang luka. Maka luka akan mudah mengering.

Mengatasi Penyakit Lupus Dengan Menggunakan Acetaminophen

Bunda, panas yang dialami anak biasanya berkisar pada panas ringan dikarenakan oleh reaksi tubuh akan infeksi-infeksi umum, seperti batuk, pilek, dan infeksi virus lainnya. Oleh karena itu, penanganan tanggap darurat ketika anak sakit panas bisa mencegah demam anak berkembang menjadi lebih serius. Ketika anak menunjukkan gejala demam, cepatlah ukur suhu tubuhnya di titik-titik yang tepat, seperti di mulut dan ketiak. Dilansir dalam nhs.uk, suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36 hingga 37 derajat celcius, dan anak sudah bisa dikategorikan demam jika suhunya mencapai angka 37,5 derajat celcius.
Di bawah lengan, suhu normal biasanya adalah 36,4 derajat celcius atau 97,4 derajat Fahrenheit. Sementara, di bawah lidah, suhu normal memang sedikit lebih tinggi, yaitu 37 derajat Celcius atau 98,4 derajat Fahrenheit.